Hideo Kojima Matrix Game: Terungkap, Konami Tolak Proyek Mengejutkan!
Pencipta legendaris Metal Gear Solid dan Death Stranding, Hideo Kojima, mengungkapkan keterkejutannya atas laporan bahwa Konami pernah menolak tawaran untuk mengembangkan proyek Hideo Kojima Matrix game. Kabar mengejutkan ini, yang menyebutkan bahwa The Wachowskis, duo sutradara di balik film ikonik The Matrix, sempat mendekati Kojima untuk proyek tersebut, baru ia ketahui setelah 26 tahun berlalu. Laporan tersebut pertama kali muncul di media sosial, dan Kojima sendiri menegaskan, “tidak ada seorang pun yang pernah memberitahuku bahwa percakapan semacam itu telah terjadi.” Informasi ini diungkapkan dalam artikel yang dimuat di IGN.com.
Keterkejutan Hideo Kojima atas Proyek Game The Matrix
Hideo Kojima, sosok di balik mahakarya seperti Metal Gear Solid dan Death Stranding, mengaku terkejut ketika membaca di media sosial bahwa The Wachowskis, duo sutradara film ikonik The Matrix, pernah menawarkannya proyek The Matrix game pada tahun 1999. “Selama 26 tahun ini, tidak ada yang pernah memberitahuku percakapan seperti itu telah terjadi,” tulis Kojima.
Kojima menambahkan bahwa ia dan The Wachowskis adalah ‘penggemar satu sama lain dan saling bertukar email’. Film The Matrix sendiri belum dirilis di Jepang pada waktu itu, tetapi ia sudah menyaksikannya di bioskop AS dan pada pemutaran perdana. Keterkejutan Hideo Kojima ini menyoroti bagaimana informasi penting dalam industri game dapat luput dari perhatian selama bertahun-tahun. davy
Latar Belakang Pertemuan dan Penolakan Konami
Ketika The Wachowskis tiba di Jepang untuk promosi, Kojima mengingat bertemu mereka sebanyak tiga kali. Salah satunya adalah wawancara dengan majalah Famitsu di Shinjuku, di mana Geof Darrow turut bergabung dalam sesi diskusi. Pertemuan ini menjadi bagian dari serangkaian interaksi yang membuka wawasan baru tentang potensi Hideo Kojima Matrix game.
Pada sore harinya, The Wachowskis diundang ke kantor pusat Divisi CS Konami. Saat Kojima tiba di sana, pertemuan mereka dengan Bapak Kitaue, kepala Divisi CS, baru saja berakhir. Menurut laporan, Bapak Kitaue “dengan tegas menolak” tawaran Konami tolak game Matrix yang diajukan oleh The Wachowskis dan seniman konsep mereka. Pada waktu itu, Kojima menjabat sebagai wakil presiden KCE Japan, anak perusahaan Konami yang sepenuhnya dimiliki. WARUNGSLOT88
Kojima kemudian bergabung dengan The Wachowskis dan mengobrol selama sekitar satu jam tanpa penerjemah, bahkan Aki pun tidak hadir dalam sesi tersebut. John Gaeta, supervisor efek visual, juga diyakini hadir dalam obrolan tersebut. Bahkan pada acara pemutaran perdana film dan pesta malam itu, di mana Kojima juga bertemu Joel Silver, tidak ada “penyebutan tentang tawaran [game] tersebut”. Kejadian ini semakin memperkuat misteri seputar penolakan proyek Hideo Kojima Matrix game.
Hideo Kojima, as in me, was surprised to see on social media that the Wachowski sisters had “offered me a Matrix game project!” back in 1999. In all these 26 years, no one ever told me such a conversation had taken place. At the time, we were mutual fans and exchanged emails. The… pic.twitter.com/gI8x3eYd4f
— HIDEO_KOJIMA (@HIDEO_KOJIMA_EN) January 9, 2025

Hideo Kojima tidak mengetahui bahwa ia pernah ditawari proyek game Matrix. Foto oleh Phillip Faraone/Getty Images untuk Kojima Productions.
Meskipun demikian, Kojima mengakui bahwa pada saat itu ia sudah “sangat sibuk dengan [Metal Gear Solid 2: Sons of Liberty] dan mungkin tidak bisa langsung menerima tawaran tersebut.” Namun, ia menambahkan, “jika seseorang memberitahuku, mungkin ada cara untuk mewujudkannya.” Ini menunjukkan penyesalan atas potensi The Matrix game yang tidak terwujud di bawah pengawasannya.
Adaptasi Game The Matrix yang Akhirnya Rilis
Terlepas dari penolakan Konami yang dilaporkan, waralaba The Matrix pada akhirnya diadaptasi menjadi serangkaian game yang dirilis. Dimulai dengan Enter the Matrix pada tahun 2003 yang dikembangkan oleh Shiny Entertainment, diikuti oleh The Matrix: Path of Neo pada tahun 2005, dan The Matrix Online pada tahun yang sama oleh Monolith Productions.
Pada tahun 2021, para penggemar juga disuguhkan dengan demo teknologi bertema Matrix, yaitu The Matrix Awakens: An Unreal Engine 5 Experience. Demo ini menampilkan kemampuan luar biasa dari Unreal Engine 5 oleh Epic Games, memberikan gambaran akan potensi visual dan pengalaman The Matrix game di masa depan. Serangkaian adaptasi ini menunjukkan daya tarik abadi dari semesta Matrix bagi para pengembang game.
Proyek Terbaru Hideo Kojima dan Pengaruhnya
Saat ini, Kojima tengah disibukkan dengan sejumlah proyek baru, termasuk game horor berjudul OD untuk Xbox Game Studios. Trailer pertama untuk game ini telah dirilis bulan lalu, memicu spekulasi tentang kemungkinan koneksinya dengan proyek P.T. yang misterius yang sebelumnya ia garap.
Game OD akan dibintangi oleh Sophia Lillis (dari Dungeons & Dragons: Honor Among Thieves), Udo Kier (dari Hunters), dan Hunter Schafer (dari Euphoria). Trailer tersebut menampilkan karakter Lillis di sebuah rumah menyeramkan, menyalakan lilin sebelum bertemu sosok jahat yang mengancam. Proyek ini menunjukkan arah baru Hideo Kojima dalam eksplorasi genre horor.
Keterlibatan Hideo Kojima dalam proyek-proyek inovatif ini melanjutkan warisan yang ia bangun melalui karya-karya sebelumnya, seperti Metal Gear Solid dan Death Stranding, yang dikenal dengan narasi mendalam dan inovasi gameplay-nya. Kejutan dan kontroversi di masa lalu, termasuk soal potensi Konami tolak game Matrix, tidak menghentikan Kojima untuk terus berkreasi.
Kisah tentang Konami tolak game Matrix yang melibatkan nama Hideo Kojima ini menjadi pengingat betapa banyak peluang tak terduga dalam industri game. Meskipun proyek langsung dengan Kojima tidak pernah terwujud, waralaba The Matrix tetap berhasil menemukan jalannya ke dunia game, meninggalkan jejak yang tak kalah berkesan bagi para penggemar.
Keterkejutan Kojima adalah cerminan dari betapa dinamisnya dunia pengembangan game dan keputusan yang dibuat di baliknya, yang kadang baru terungkap puluhan tahun kemudian. Ini menunjukkan bahwa bahkan sosok sebesar Hideo Kojima pun bisa terkejut dengan fakta-fakta masa lalu yang baru terkuak.
